Home|Stakeholder|Forum Tanya Jawab|Publikasi|Link|Galeri|Kontak|Perpustakaan Online Disbun Jatim|Dharma Wanita Persatuan Disbun Jatim
Profil Perkembangan Perkebunan Komoditi Unggulan Layanan Publik P P I D Berita & Agenda Info Bisnis
Berita & Agenda ›

- BERITA UTAMA -

DAMPAK ERUPSI GUNUNG RAUNG TERHADAP
KOMODITI PERKEBUNAN

Letusan gunung raung yang terjadi pada akhir Juni s/d akhir Juli 2015 lalu, menimbulkan beberapa efek kerusakan terhadap tanaman perkebunan yang berada di wilayah terdampak erupsi di sekitar Gunung Raung, khususnya adalah tanaman tembakau yang saat itu bertepatan dengan musim pertanaman tembakau. Wilayah jatuhnya abu vulkanik Gunung Raung memang menyasar tanaman tembakau milik petani, terutama yang berada di Kabupaten Jember. Banyak petani tembakau Jember menggantungkan hidupnya dari bercocok tanam tembakau sehingga Jember dikenal sebagai salah satu sentra tembakau di Jawa Timur, baik tembakau Voor Oogst maupun tembakau Na Oogst. Oleh karena itu, dapat dipahami, jika para petani merasa risau manakala tanaman tumpuan hidupnya terkena dampak erupsi Gunung Raung.


KADISBUN INGIN WARUNG COKLAT CEPAT DIREALISASIKAN
Senin, 20 Februari 2017 09:32

Pengembangan usaha Adpico (Adi Putri Chocolate) dalam memproduksi dan menjual bubuk cokelat murni, bubuk cokelat three in one, permen cokelat rasa mild, mete, dan dark, serta opak gambir rasa cokelat sudah menunjukkan peningkatan. Usaha yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) ‘Adi Putri’ di Desa Panjer, Kec. Plosoklaten, Kab. Kediri itu juga sudah mampu meningkatkan kapasitas produksi dari semula 5-10 kg bubuk menjadi hampir 50 kg bubuk cokelat per bulan.

Selain fokus menangani produk dengan brand Adpico, sebenarnya KWT Adi Putri masih bisa mengembangkan usaha lewat penjualan lemak dan bubuk kakao mentah. Bahan-bahan itu sangat dibutuhkan pasar untuk campuran kopi, kue, dan lemak (minyak kakao) bisa untuk campuran bahan kosmetik. Diversifikasi usaha untuk menyiasati optimalisasi alat-alat pengolahan biji kakao yang mereka miliki.

“Alat pengempa kami sudah ada, tetapi modal untuk belanja bahan baku belum siap, karena saat ini fokus pada pemasaran produk-produk Adpico dan renovasi tempat produksi kami agar lebih representatif,” ujar Sonah, salah satu motor usaha Adpico saat dikunjungi Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Ir. Moch. Samsul Arifien, MMA.

Usaha pengolahan cokelat di Desa Panjer ini murni ditangani ibu-ibu, mulai dari pembelian bahan baku, sortasi biji kakao, penyangraian, pengempaan, pembubukan, pengemasan, pemasaran, sampai urusan administrasi keuangan. Bahkan pengoperasian alat produksi sampai perawatannya juga mereka lakukan sendiri. Kadisbun Jatim yang meninjau langsung ke tempat produksi Adpico tak segan memberikan pujian atas kegigihan dan kekompakan ibu-ibu yang tergabung di KWT Adi Putri dalam mengembangkan usaha pengolahan cokelat di Kediri.

Hanya saja ruang produksi untuk pengolahan cokelat dinilai kurang memadai dan memenuhi unsur perlakuan standar terhadap produk makanan. Ruang itu terlalu sempit, pengap, dan kurang steril. Untuk itu, Kadisbun mendorong agar dilakukan renovasi tempat usaha Adpico agar lebih representatif dan produk-produk yang dihasilkan juga menjadi higienis.

“Cokelat adalah makanan istimewa, jadi kita juga harus memperlakukan secara istimewa. Produk makanan itu untuk dikonsumsi jadi harus nikmat dan higienis. Untuk itu saya berharap tempat ini bisa direnovasi agar ruang produksi dan etalasenya menjadi lebih representatif dan higienis,” tegas Kadisbun.

Di hadapan anggota KWT Adi Putri, Kadisbun juga berharap setelah Blitar memiliki Kampoeng Coklatnya dan Trenggalek membuka Rumah Coklat, maka Kediri harus bisa segera memiliki Warung Coklat. Kehadiran Warung Coklat akan berdampak positif bagi KWT Adi Putri, masyarakat sekitar, dan tentu petani kakao di Kediri.

“Kami berharap tamu-tamu di Kediri bisa dibawa ke Warung Coklat ini sehingga keberadaannya makin dikenal luas oleh masyarakat. Pasar produk olahan cokelat di Kediri juga potensial, tidak kalah dengan di Blitar. Apalagi pariwisata di Kediri juga berkembang baik, sehingga bisa menjadi pasar yang baik. Untuk itu Dinas Perkebunan Jatim siap mendukung realisasi Warung Coklat ini,” papar Kadisbun.

Di sela dialog dan mencicipi cokelat Adpico, Kadisbun Jatim berpesan agar pengelola usaha Adpico tidak berhenti untuk belajar dan mau memperbaiki diri demi kemajuan mereka di masa depan. Rintisan ini bisa menjadi tonggak kebangkitan usaha cokelat di Kediri, yang diharapkan mampu memotivasi kelompok-kelompok tani kakao lain di Kediri untuk mengembangkan usaha pengolahan aneka makanan bergizi dengan bahan baku cokelat.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Ir. Widodo Imam Santoso, MAB, menyatakan mereka banyak belajar dan terinspirasi oleh kehadiran Kampoeng Coklat di Blitar. Ia yakin Kediri bisa memiliki usaha pengembangan cokelat meski dengan konsep yang berbeda. Warung Coklat yang dirintis Sonah dan teman-temannya diharapkan mampu tumbuh lebih besar lagi dengan dukungan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Kediri.

Kami akan terus berbenah dan lebih aktif lagi mendukung KWT Adi Putri unutk mengikuti pameran-pameran di level lebih tinggi. Inovasi dan ide-ide kreatif akan terus dilakukan agar produk Adpico bisa semakin bersaing di pasar,” ujar Widodo. Hal senada juga diungkapkan Sonah yang ingin pasar Adpico nantinya tidak hanya berkutat di Kediri, tetapi juga bisa dikenal sampai luar Kediri dan luar Jawa Timur. Apalagi nanti saat Disbun Jatim benar-benar mendukungnya untuk mewujudkan Warung Coklat.*
Berita Lain

Kalender Kegiatan
« April 2017 »
Mi Se Se Ra Ka Ju Sa
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30            
 
Tiga Kerangka Program Kerja dan ruang lingkup kegiatan yang direncanakan Dinas Perkebunan Jatim
 
Daftar lengkap Nama dan Alamat PT. Perkebunan Negara, PT. Swasta dan Balai Penelitian
 
Zona Komoditi Perkebunan
Informasi Perkebunan bagi masyarakat dan petani perkebunan di Jawa Timur pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya, disajikan lengkap pada fitur Zona Komoditi Perkebunan
   
 
Home
Profil Dinas Perkebunan
Perkembangan Perkebunan
Produk Unggulan
Informasi Harga
Berita & Agenda
Forum Tanya Jawab
Stakeholder
Kontak
Link
Galeri
Publikasi
Dinas Perkebunan Jawa Timur
Jl. Gayung Kebonsari No. 171
Surabaya 60235 Jawa Timur Indonesia
Telp. 031 829 1990 - Fax. 031 828 1767
Website : www.disbunjatim.go.id
e-Mail : info@disbunjatim.go.id