Berita & Agenda ›

LAUNCHING PROGRAM HULU HILIR KOPI ARABIKA DI JEMBER
Selasa, 17 April 2018 17:14
Setelah launching perdana Program Hulu Hilir Agromaritim gagasan Pakde Karwo Gubernur Jatim, untuk sektor perkebunan, pada hari Jum’at tanggal 2 Maret 2018, Kadisbun Jatim, Ir. Karyadi, MM kembali  melakukan launching yang kedua Program Hulu Hilir Agromaritim Sektor Perkebunan, bertempat di Gabungan Kelompoktani (Gapoktan) Maju Mapan Desa Kemiri, Kecamatan Panti Kabupaten Jember pada Jum’at tanggal 23 Maret 2018. Gapoktan Maju Mapan mendapat kucuran dana kredit dari Bank BPR Jatim sebesar Rp 4,8 milyar untuk investasi dan biaya operasional budidaya kakao dan pengolahan cokelat serta dana talangan untuk penyediaan bahan baku.
Turut hadir pada acara dimaksud, pejabat yang mewakili  Direktur Utama Bank BPR Jatim; Direktur PT Jamkrida; serta sejumlah pejabat baik dari Provinsi Jatim maupun Kabupaten Jember.
Pada sambutan selamat datang, Gus Misbachul Choiri Ali yang akrab dengan panggilan Gus Misbah, Pembina Gapoktan Maju Mapan, mengatakan terima kasih atas kepercayaan pemerintah kepada Gapoktan Maju Mapan untuk melaksanakan program hulu hilir kopi arabika, dengan dukungan kredit dengan bunga rendah. Lebih lanjut dikatakan, kegiatan kali ini dilakukan secara sederhana saja, namun Gus Misbah berjanji, jika pengolahan hilir kopi arabika sudah berproduksi, akan melakukan launching produk perdana dengan acara yang lebih besar.
Eddy Sulaksono, mewakili Direktur Pemasaran Bank BPR Jatim,  menyatakan beliau mewakili Bank BPR Jatim, karena pejabat Dirut dan beberapa Direktur masih kosong. Selanjutnya dilontarkan, bahwa kepada Gapoktan Maju Mapan, Bank BPR Jatim, memberi pinjaman   sebesar Rp4,8 milyar. Diharapkan Gapoktan dapat memanfaatkan dan mengelola kredit dengan sebaik-baiknya. Kami Bank BPR Jatim dan Gapoktan, semoga masing-masing dapat menjaga amanat. Dana kredit yang didapatkan, semoga dapat berkembang. Selanjutnya dilakukan serah terima kredit program hulu hilir agromaritim oleh Direktur Bank BPR Jatim ke Ketua Gapoktan Maju Mapan, Mulyadi.
Kadisbun Jatim, Karyadi, yang hadir secara langsung, menyatakan Bupati Jember sangat mendukung Program Hulu Hilir Agromaritim yang digagas Bapak Gubernur Jatim ini. Lebih lanjut dituturkan “Saya bekerja di Disbun ini sudah 36 tahun,  sejak dulu masalahnya sama saja, kalau dulu masalahnya ketrampilan dan modal”, sekarang modal”. Adanya program ini, dapat mengatasi permasalahan modal tersebut, yakni dengan adanya dukungan Dana Dagulir yang disalurkan melalui Bank BPR Jatim ini.   
Resiko usaha di itu di petani, di kebun, kalau gagal panen, ya petani yang rugi, tetapi nilai tambah yang besar justru dimiliki oleh pelaku usaha lain, pedagang atau pelaku industri. Oleh karena itu Kadisbun meminta kelompoktani untuk tidak ragu lagi melakukan pengolahan hilir, karena hitung-hitungannya sudah jelas.
Terkait dengan kopi arabika ijen raung yang memiliki kualitas bagus, beliau bertutur “namun justru sulit ditemukan di kafe-kafe, dan yang banyak ditemukan malah kopi gayo, bajava, dan lain lain,  pemilik kafe balik tanya kepada saya, dimana dapat mendapatkan kopi ijen raung”. Lebih lanjut dinyatakan, “Masalah brand  kopi ijen raung juga kurang di perhatikan, saya berharap setiap kemasan produk agar menyebutkan identitas “Kopi Ijen Raung”  dengan tulisaan yang besar, baru dibawahnya, nyebut merk masing-masing yang jumlahnya banyak itu”, begitu juga Kopi Argopuro, milik Gapoktan Maju Mapan ini, agar dalam kemasannya kelak menyebutkan brand kopi argopuro, tuturnya. (tim)            
Berita Lain