Peluang Usaha
Peluang Bisnis Perkebunan

Propinsi Jawa Timur memiliki potensi besar bagi para investor maupun pengusaha untuk mengembangkan bisnis khususnya pada sub sektor perkebunan. Komoditi perkebunan di Jawa Timur yang diusahakan pada Perkebunan Rakyat meliputi kelapa, kakao, kopi, jambu mete, cengkeh, tembakau, tebu, kapok randu, kapas dan jarak merupakan komoditi utama yang mempunyai prospek sangat bagus untuk diusahakan, dikembangkan dan dikelola menjadi bisnis perkebunan yang besar sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor ke manca negara.
  • Komoditi Kelapa :
    Sentra pertanaman di kabupaten Sumenep, Banyuwangi, Pacitan, Blitar, Trenggalek, Tulungagung, Malang, Jember, dan Tuban.
    Kelapa dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi beragam jenis produk, seperti bahan baku minyak, minyak kelapa murni (VCO), sabun, kosmetik, makanan dan minuman, obat-obatan, bahan bangunan, furnitur, perabot rumah tangga. Sabut kelapa diolah menjadi tali dan keset, serat dan serbuk sabut kelapa (cocodust) diolah menjadi dinding peredam suara, kayu partikel, media tanam, matras, jok mobil, dan pelapis tempat tidur pegas.

  • Komoditi Kakao :
    Sentra pertanaman kakao di kabupaten Madiun, Pacitan, Blitar, Trenggalek, Ponorogo, dan Ngawi. Kakao dapat diolah bijinya menjadi coklat sebagai bahan baku makanan, sedangkan limbah kakao dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi bahan pakan ternak.

  • Komoditi Kopi :
    Sentra pertanaman kopi arabika di kabupaten Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Malang, dan Jember.
    Sentra pertanaman kopi robusta di kabupaten Malang, Jember, Lumajang, Bondowoso, Pasuruan, Blitar, Probolinggo, Pacitan, Kediri, dan Jombang.
    Kopi dimanfaatkan dan diolah bijinya menjadi bahan baku minuman.

  • Komoditi Jambu Mete :
    Sentar pertanaman di kabupaten Sumenep, Sampang, Bangkalan, dan Pamekasan.
    Jambu mete dapat dimanfaatkan mulai dari akar, batang, daun, dan buahnya. Biji mete diolah menjadi kacang mete. Buah mete semu dapat diolah menjadi beberapa bentuk olahan seperti sari buah mete, anggur mete, manisan kering, selai mete, buah kalengan, dan jem jambu mete. Kulit kayu jambu mete mengandung cairan berwarna coklat dapat digunakan untuk bahan tinta, bahan pencelup, atau bahan pewarna. Kulit batang pohon jambu mete juga berkhasiat sebagai obat kumur atau obat sariawan. Batang pohon mete menghasilkan gum atau blendok untuk bahan perekat buku yang kuat dan berfungsi sebagai anti ngengat. Akar jambu mete berkhasiat sebagai pencuci perut. Daun Jambu mete yang masih muda dimanfaatkan sebagai lalap, terutama di daerah Jawa Barat. Daun yang tua dapat digunakan untuk obat luka bakar.

  • Komoditi Cengkeh :
    Sentra pertanaman di kabupaten Pacitan, Blitar, Malang, Trenggalek, Ponorogo, Jombang, Nganjuk, Lumajang, dan Tulungagung.
    Cengkeh dimanfaatkan sebagai bahan baku tambahan untuk rokok, rempah-rempah untuk bahan makanan, bahan baku kosmetik dan obat-obatan.

  • Komoditi Tembakau : Sentra pertanaman di kabupaten Jember, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo, Pamekasan, Sumenep, Sampang, Bojonegoro, Jombang, dan lamongan.
    Tembakau dimanfaatkan sebagai bahan dasar rokok. Berdasarkan penelitian, tumbuhan tersebut mampu menjadi wadah perkembangan genetik human papilloma virus (HPV) memproduksi sel kuman yang nantinya dapat menjadi antibodi bagi virus pencetus kanker mulut rahim.
    Penelitian terbaru mengenai obat penawar kanker mulut rahim itu kini sedang dilakukan para ilmuwan dari Pusat Kesehatan Universitas Georgetown (Georgetown University Medical Center) dan Universitas North Carolina, Amerika Serikat.

  • Komoditi Tebu :
    Sentra pertanaman tebu di kabupaten Malang, Kediri, Lumajang, Jombang, Mojokerto, Jember, Sidoarjo, Ngawi, Madiun, Pasuruan, Bondowoso, dan Situbonso.
    Tebu diolah menghasilkan kristal gula, tetes molases untuk pakan ternak, limbah tebu diolah dan dimanfaatkan untuk bahan pembuatan dinding alternatif.

  • Komoditi Kapok Randu :
    Sentra pertanaman kapok randu di kabupaten Pasuruan, Sumenep, Probolinggo, Ngawi, Bangkalan, lamongan, Ponorogo, Madiun, dan Blitar.
    Kapok randu dimanfatkan untuk bahan baku pembuatan kasur, bijinya dapat diolah menjadi minyak biji kapok sebagai bahan bakar nabati atau sumber energi alternatif.

  • Komoditi Kapas :
    Sentra pertanaman di kabupaten Lamongan, Mojokerto, Pacitan, Jombang, Banyuwangi, dan Probolinggo. Kapas dimanfatkan untuk bahan dasar tekstil.

  • Komoditi Jarak :
    Sentra pertanaman di kabupaten Lumajang, Lamongan, Situbondo, Pamekasan, Nganjuk, Tuban, dan Sampang. Jarak diolah menjadi minyak lampu, biofuel sumber energi alternatif, bahan untuk pembuatan sabun dan bahan industri kosmetika.