Produk Domestik Regional Bruto
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan salah satu cerminan dari tingkat kesejahteraan masyarakat suatu wilayah. Semakin besar PDRB suatu wilayah maka semakin tinggi tingkat kemajuan pembangunan di wilayah tersebut. Nilai PDRB perkebunan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) dan Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) mengalami pertumbuhan. Produksi dan harga yang diterima oleh petani pekebun, merupakan salah satu faktor untuk menghitung serta mengetahui besarnya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sub sektor perkebunan pada tahun yang bersangkutan. Berikut data kontribusi PDRB sub sektor perkebunan di Jawa Timur tahun 2010 - 2014 (Atas dasar Harga Konstan dan Atas Dasar Harga Belaku) :

Tabel Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sub Sektor Perkebunan di Jawa Timur Tahun 2010 - 2014 (ADHK)
Tahun PDRB Sub Sektor Perkebunan (Trilyun Rp) PDRB Jawa Timur (Trilyun Rp) Kontribusi (%)
2010 7,23 342,52 2,11
2011 7,57 366,98 2,06
2012 7,63 393,66 1,94
2013 7,72 419,42 1,84
2014 25,06 1.262,7 1,98
       

ADHK = Atas Dasar Harga Konstan (Tahun 2000), 2014 tahun dasar 2010

Tabel Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sub Sektor Perkebunan di Jawa Timur Tahun 2010 - 2014 (ADHB)
Tahun PDRB Sub Sektor Perkebunan (trilyun Rp) PDRB Jawa Timur (triliyun Rp) Kontribusi (%)
2010 16,10 778,45 2,07
2011 18,47 884,14 2,09
2012 20,33 1.001,72 2,03
2013 22,06 1.136,32 1,94
2014 32,96 1.540,69 2,14
       

ADHB = Atas Dasar Harga Berlaku (Tahun dasar 2000); Tahun 2014 tahun dasar 2010