Image

Peranan Babandotan (Ageratum conyzoides L.) Sebagai Pestisida Nabati

09 Jun 2021  |   Artikel   |  

Bandotan merupakan tanaman terna beraroma yang tajam. Tanaman dari suku Asteraceae ini merupakan tanaman semusim yang berasal dari wilayah tropis Amerika terutama Brasil yang kemudiam neyebar hingga ke Indonesia.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
(tidak termasuk): Eudikotil
(tidak termasuk): Asterids
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae
Bangsa: Eupatorieae
Genus: Ageratum
Spesies: A. conyzoides


Nama binomial
Ageratum conyzoides L. Nama umum : Babandotan Nama daerah : Babandotan (Sunda); Bandotan (Jawa), Dus bedusan (Madura )
Babandotan berupa tumbuhan terna semusim, tumbuh tegak atau bagian bawahnya berbaring, tingginya sekitar 30-90 cm dan bercabang. Batang berbentuk bulat berbulu tebal. Daun tunggal bertangkai, letaknya saling berhadapan dan bersilang, helaian daun bulat telur dengan pangkal membulat dan ujung meruncing, tepi bergerigi, panjangnya 1-10 cm, lebar 0,5-7 cm, kedua permukaan daun meroma dengan kelenjar yang terletak di permukaan bawah daun, warnanya hijau. Bunga majemuk berkumpul 3 atau lebih, berbentuk malai rata yang keluar dari ujung tangkai, biasanya berwarna biru hingga ungu, terkadang putih. Panjang bonggol bunga 6-8 mm, dengan tangkai yang berambut. Buah bulat panjang berwarna hitam dan bentuknya kecil. Tepi daun beringgit dan permukaan atas dan bawah daun berambut sehingga terasa kasar. 

Bunga bandotan merupakan bunga majemuk yang tersusun dalam bongkol dan muncul di ujung batang. Warna bung aputih atau ungu. Buah kurung bersegi lima dan berambut menyerupai sisik, warna putih. Bandotan sering terdapat liar dan menjadi tanaman pengganggu di sawah, ladang atau di semak belukar, namun tanaman ini berkhasiat obat.

Kandungan kimia : Kandungan kimia yang terkandung dalam babadotan adalah saponin, flavanoid , polifenol, kumarine, eugenol 5%, HCN dan minyak atsiri. Bagian tanaman yang digunakan adalah daun.
Cara kerja :
1. Penolak (repellent)
2. Menghambat perkembangan serangga

DAFTAR PUSTAKA
1. Dewi Melani. 2020. Pengenalan Tanaman Obat Sebagai Pestisida. BBPP Ketindan. Lawang Malang
2. https://bibitbunga.com/product/bandotan/, akses tanggal 2 Juni 2021
3. Elfrida, Sri Jayanthi, Ricka Dewi Fitri.2018. Pemanfaatan ekstrak daun Babandotan (Ageratum conyzoides L.) sebagai Herbisida Nabati. Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Samudra

Author By : Irma Kisworini, SP. - Peranan Babandotan (Ageratum conyzoides L.) Sebagai Pestisida Nabati - 09 Jun 2021