Image

PRODUKSI GULA JATIM MEMENUHI 45 % KEBUTUHAN GULA NASIONAL

27 Jan 2011  |   Berita   |  

Keberhasilan produksi gula (hablur) Jatim memenuhi 45% kebutuhan gula nasional menjadikan Propinsi Jatim sebagai barometer Program Akselerasi Pergulaan Nasional. Sejak 2000 s/d 2005, rata-rata produksi gula Jatim 856,061 ton dari areal seluas 155,438 Ha dengan tingkat konsumsi gula per tahun 480.000 ton dan surplus produksi 376,061 ton, sedangkan kebutuhan gula nasional setiap tahunnya rata-rata 2.597 ton. Produksi gula tersebut dikelola oleh 31 pabrik gula di Jatim, merupakan 55% dari jumlah total pabrik gula nasional.

Permasalahan industri gula di Jatim setiap tahunnya antara lain : bibit yang ada di kebun varietas lama mengalami degradasi genetik, dominasi lahan tegal (55%), dominasi ratoon berulang-ulang (85%) dan hari giling hanya 145 hari. Adanya Program Akselerasi Peningkatan Produktivitas Gula mampu meningkatkan produksi gula Jatim. Pelaksanaan program akselerasi antara lain : kegiatan Bongkar Ratoon, Penguatan Kelembagaan, dan Rehabilitasi Pabrik Gula.

Melalui program akselerasi, dari target program Bongkar Ratoon selama tahun 2005 sebanyak 12.000 Ha mampu terealisasi 31.110 Ha. Areal tebu tergiling mencapai 169.339 Ha, produski tebu 15.506.586 ton, serta produksi gula yang dihasilkannya 1.048.734 ton. Produksi gula tersebut lebih tinggi dari Surat Edaran (SE) Gubernur Jatim yang menargetkan 939.949 ton.

Restrukturisasi industri berbasis tebu sejak 2005 s/d 2010, beberapa program yang akan dilaksanakan Pemprop Jatim antara lain : peningkatan kualitas perbaikan dan pemeliharaan peralatan, peningkatan operasional dan penerapan instrumentasi, peningkatan investasi peralatan yang selektif serta aplikasi teknologi baru.
Sampai dengan akhir bulan Oktober 2006, total produksi gula Jatim 1.035.597,06 ton, total tebu giling 14.184.093,20 ton dari luas areal giling 163.800,45 Ha. Dengan kualitas rendemen yang dihasilkan dari setiap pabrik gula di Jatim, berkisar antara 7 s/d 8 dengan rata-rata 7,30.

Author By : Admin - PRODUKSI GULA JATIM MEMENUHI 45 % KEBUTUHAN GULA NASIONAL - 27 Jan 2011