Image

Madura Diharapkan Mampu Mencover Kekurangan Areal Tanaman Tebu

21 Dec 2010  |   Berita   |  

Guna mendukung tercapainya optimalisasi lahan tanam tebu di Madura, Dinas Perkebunan Jatim telah bekerjasama dengan Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan untuk melakukan kajian kesesuaian lahan. Hasil kajiannya rata-rata wilayah Madura kesesuaian lahannya adalah S2 (potensi produksi 70 – 90 ton tebu/hektar.

Untuk potensi luasan areal Kabupaten Bangkalan lebih kurang 33.538 hektar. Rinciannya meliputi Kecamatan Arosbaya 2.098 ha, Blega 4.974 ha, Kwanyar 3.590 ha, Modung 6.527 ha, Tanah Merah 2.050 ha, Tanjung Bumi 3.932 ha, Burneh 2.489 ha, Klampis 3.269 ha, Labang 2.352 ha dan Socah 1.257 ha. Sedang Kabupaten Sampang 34.528 hektar.Rinciannya Kecamatan Banyuates 6.410 ha, Camplong 3.081 ha, Jrengik 3.541 ha, Kedungdung 5.628 ha, omben 3.474 ha, torjun 6.319 ha, Sampang 4.720 ha, Tambelangan 2.669 ha dan Sokobanah 686 ha. Sedang di Kabupaten Pamekasan 22.090 hektar dan Sumenep 16.650 hektar.

Sebagaimana diketahui, Madura selain identik dengan garam juga dikenal sebagai penghasil tembakau Madura yang punya aroma khas. Tembakau Madura tumbuh subur di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan, sebaliknya bila ditanam di Kabupaten Sampang dan Bangkalan komoditas ini kurang begitu bagus. Sehingga dengan demikian komoditas perkebunan ini merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan.

”Nah karena Kabupaten Sampang dan Bangkalan tidak punya produk komoditas perkebunan unggulan, ke depan kami berharap tebu akan menjadi produk komoditas unggulan perkebunan dua kabupaten tersebut,” kata Kepala Dinas Perkebunan Jatim Ir Moch. Samsul Arifien, M.MA

Samsul yakin, dengan potensi ketersedian lahan di Kabupaten Sampang dan Bangkalan keduanya akan mampu sebagai pemasok kebutuhan industri gula di Jatim dan mendukung swasembada gula nasional.

Tahun 2010, produksi tebu Jatim sebanyak 1 juta ton dengan luasan areal sebanyak 193.000 hektar. Taksasi areal tahun 2011 seluas 197.000 hektar dengan produksi sebanyak, 1,15 juta ton.Tahun 2014 produksi tebu Jatim ditarget 1,6 juta ton dengan luasan areal sebanyak 225.000 hektar, sehingga setiap tahun rata-rata harus naik 150 ribu ton dan tentunya harus diimbangi dengan perluasan areal.

”Untuk perluasan areal, terus terang kita tidak bisa berharap banyak di daerah historis tebu, seperti delta Brantas dan Tapal Kuda. Kita berharap Madura dan Tulabo (Tuban, Lamongan dan Bojonegoro) bisa mengcover kekurangan areal di tahun  2014 nanti” ujarnya.*

Author By : Admin - Madura Diharapkan Mampu Mencover Kekurangan Areal Tanaman Tebu - 21 Dec 2010